Sabtu, 06 Februari 2016

Proposal Membangun Jaringan LAN Menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu


BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sebagai salah satu sekolah swasta yang berkembang, SD 018 Koto Taluk telah memiliki jaringan Intranet dan website Internet. Namun belum seluruhnya sarana dan prasarana yang terhubung dengan jaringan tersebut seperti pada ruang guru, membuat keterbatasan dalam hal akses data. Dengan adanya jaringan LAN (Local Area Network) yang terhubung pada ruang guru maka akan memudahkan para guru dalam melakukan akses data. Pemakaian sistem operasi open source akan menambah wawasan dan kreatifitas para guru, sehinnga nantinya tidak tergantung pada satu sistem operasi saja. Program Linux open source merupakan suatu alternatif yang tepat dalam dunia pendidikan, karena bersifat gratis seperti Linux Ubuntu 8.04.
Dalam Membangun Jaringan LAN Menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu 8.04 LTS di SD 018 Koto Taluk difokuskan pada masalah sebagai berikut: Topologi jaringan LAN bagaimanakah yang sesuai dengan kebutuhan pada komputer yang belum terhubung jaringan di komputer ruang guru, dan bagaimana kinerja jaringan LAN tersebut.
Metode yang di gunakan dalam pembangunan jaringan LAN di SD 018 Koto Taluk ini adalah: Merancang desain topologi jaringan yang terhubung dengan kabel untuk melayani koneksi jaringan untuk komputer client, instalasi dan konfigurasi seluruh perangkat jaringan.
Hasil pengujian jaringan LAN adalah: Semua perangkat jaringan telah terhubung menggunakan perintah ping pada aplikasi terminal di Linux Ubuntu, komputer client yang telah terhubung jaringan LAN dapat saling berbagi sumber/data, komputer client dapat mengakses web intranet maupun internet.
Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan sebagai berikut: Topologi yang digunakan dalam jaringan LAN ini menggunakan topologi star , sehingga jika salah satu client terputus maka proses akses data baik dalam lingkup intranet maupun Internet tidak akan terganggu, dan dengan menggunakan software Darkstat kita dapat memantau kinerja jaringan LAN yang telah terpasang dengan mengetahui trafik akses sebuah komputer baik untuk download maupun upload berdasarkan hostname yang terhubung, port TCP yang digunakan, protocol yang digunakan, serta waktu pemakaian.
Perkembangan pada sistem jaringan LAN ini, penulis menyarankan: Perlu dilakukan update program dan driver secara berkala agar sistem operasi Linux Ubuntu lebih stabil, untuk memantau kinerja jaringan dalam bentuk trafik yang lebih lengkap perlu ditambahkan program yang lebih lengkap fiturnya.

1.2  Tujuan
Manfaat dan tujuan dari makalah ini sebagai penambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam sebuah pembelajaran yang baik dan benar, dalam penulisan makalah ini adalah :
  1. Memudahkan  dalam melakukan akses data.
  2. Memantau kinerja jaringan LAN yang telah terpasang dengan mengetahui trafik akses sebuah komputer baik untuk download maupun upload berdasarkan hostname yang terhubung, port TCP yang digunakan, protocol yang digunakan, serta waktu pemakaian.
  3. Melayani koneksi jaringan untuk komputer client, instalasi dan konfigurasi seluruh perangkat jaringan.
  4. Komputer client yang telah terhubung jaringan LAN dapat saling berbagi sumber/data, komputer client dapat mengakses web intranet maupun internet.
 
1.3  Permasalahan
  1. Bagaimana merancang dan membangun jaringan LAN menggunakan sistem operasi linux ubuntu 8.04 LTS?
  2. Bagaimana merancang topologi jaringan tersebut.?
  3. Bagaimana mengconnectkan jaringan LAN menggunakan sistem operasi linux ubuntu 8.04 LTS ke client?
1.4.  Sistematika Penulisan
Makalah ini terbagi menjadi 4 bab yaitu :
  • Bab 1 : Bab ini menjelaskan latar belakang dilakukannya penulisan makalah,   tujuan penulisan makalah, perumusan masalah, sistematika penulisan.
  • Bab 2 :  Bab ini menjelaskan mengenai pengertian dasar, dan cara membangun Jaringan LAN Menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu 8.04 LTS
  • Bab 3 :   Bab ini menjelaskan mengenai konfigurasi membangun Jaringan LAN Menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu 8.04 LTS
  • Bab 4 :    Bab ini menjelaskan kesimpulan dari Membangun Jaringan LAN Menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu 8.04 LTS


BAB II
DASAR TEORI
2.1. Jaringan LAN
Jaringan LAN adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung dan biasanya jangkauannya tidak lebih dari 1 kilometer persegi. Beberapa model konfigurasi LAN biasanya berupa sebuah komputer yang dijadikan sebagai file server yang digunakan untuk menyimpan perangkat lunak ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan lokal. Komputer-komputer yang terhubung dengan suatu file server biasanya disebut workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih kurang di bawah dari file server-nya dan mempunyai aplikasi lain di dalam media penyimpanannya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya. LAN merupakan jaringan komunikasi yang terbatas pada daerah yang kecil.

2.2. Teori Dasar Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu komputer dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program–program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada di berbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan.
  • Definisi Jaringan Komputer
Jaringan adalah kombinasi perangkat keras, perangkat lunak, dan pengkabelan (cabeling), yang memungkinkan berbagai alat komputer berkomunikasi satu sama lain. Hidayat Rahmad (2009) menyatakan bahwa jaringan komputer (computer network) adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer autonomous. Dalam bahasa yang popular dapat dijelaskan bahwa jaringan komputer adalah kumpulan Universitas Sumatera Utara beberapa komputer (dan perangkat lain seperti printer, hub dan sebagainya) yang saling terhubung satu sama lain melalui media perantara. Media perantara ini biasa berupa media kabel ataupun media tanpa kabel (nirkabel). Informasi berupa data akan mengalir dari suatu komputer ke komputer lainnya atau dari komputer ke perangkat lain. Sehingga masing-masing komputer yang terhubung tersebut bisa saling bertukar data atau berbagi perangkat keras.
  • Tipe Jaringan Komputer
Dalam jaringan komputer, terdapat 3 (tiga) peranan yang dapat dijadikan oleh komputer di dalam LAN (Local Area Network). Peran pertama dapat menjadi klien, yaitu hanya sebagai pengguna tetapi tidak menyediakan sumber daya jaringan untuk dibagi oleh anggota jaringan lain. Peran ke dua dapat menjadi peer, yaitu menjadiklien yang menggunakan, sekaligus menyediakan sumber daya jaringan yang disebut sebagai peer-to-peer. Peran terakhir yaitu dapat menjadi server yang menyediakan sumber daya jaringan. Berdasarkan 3 (tiga) peranan di atas, selanjutnya jaringan komputer terbagi atas 3 (tiga) bagian yaitu:
1. Jaringan berbasis server dan client-server, didefinisikan dengan kehadiran server di dalam suatu jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan pengelolahan jaringan tersebut. Jaringan ini terdiri dari banyak klien dan satu atau lebih server. Klien yang biasa disebut komputer front-end, meminta layanan seperti penyimpanan dan pencetakan data ke printer jaringan, meminta layanan seperti penyimpanan dan pencetakan data ke printer jaringan, sedangkan server yang sering disebut sebagai komputer back-end menyampaikan permintaan tersebut ke tujuan yang tepat. sedangkan server yang sering disebut sebagai komputer back-end menyampaikan permintaan tersebut ke tujuan yang tepat.
2. Jaringan peer-to-peer, secara sederhana jaringan ini dideskripsikan, setiap komputer pada jaringan peer-to-peer berfungsi sebagai klien dan server sekaligus.
3. Jaringan hybrid, adalah jaringan komputer yang memiliki semua yang terdapat pada 2 (dua) tipe jaringan di atas. Bahwa pengguna dalam jaringan hybrid ini dapat mengakses sumber daya yang dibagi oleh jaringan peer-to-peer, sedangkan di waktu yang bersamaan juga dapat memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh komputer server.

2.3. Mengenal Ubuntu
Ubuntu adalah sebuah distribusi yang disponsori oleh kanonik serta menerima dana besar dari Afrika Selatan (Mark Shuttleworth salah satu pengembang Ubuntu). Bertujuan untuk menawarkan desktop lengkap dan halus pada satu CD. Nama Ubuntu yang berasal dari Zulu, kata “ubuntu” diterjemahkan sebagai “kemanusian”. Filosofi ubuntu: “Saya ada karena orang-orang di sekitar saya”. Ubuntu pertama kali dirilis pada 20 Oktober 2004, versi-versi ubuntu akan dirilis setiap 6 bulan sekali agar dapat memperbaharui sistem keamanan dan update program. LTS (Long Term Support) rilis, yang terjadi setiap 2 (dua) tahun, didukung untuk 3 (tiga) tahun, pada desktop dan server untuk lima tahun. Andy Fitzsimon merupakan pencipta logo dari Ubuntu yang sampai pada saat ini tidak ada perubahan dalam logo tersebut. Default User Interfaceny menggunakan GNOME (varian berbeda). Ubuntu didasarkan pada paket-paket dari Debian yang tidak stabil, keduanya menggunakan Distro Debian’s deb format dan alat manajemen paket, APT dan Synaptic walaupun Debian dan Ubuntu merupakan paket-paket yang belum tentu (biner kompatibel) satu sama lain, dan mungkin perlu dibangun ulang dari sumber. Ubuntu dapat digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000). Minimum sistem untuk instalasi desktop adalah 300 MHz prosesor x86, 64 Mb RAM, 4 Gb dari ruang harddisk, dan video yang mendukung kartu VGA pada resolusi 640×480. Disarankan sistem untuk instalasi desktop adalah 700 MHz prosesor x86, 384 Mb RAM, 8 Gb dari ruang harddisk, dan video yang mendukung kartu VGA di resolusi 1024×768. Server memerlukan instalasi x86 prosesor 300 MHz, 64 Mb RAM dan video yang mendukung kartu VGA di 640×480. Komputer yang tidak memenuhi persyaratan minimum yang disarankan sistem untuk mencoba Xubuntu, berdasarkan Xfce. Sistem operasi Ubuntu memiliki beberapa kelebihan dibanding sistem operasi Linux lainnya. Ubuntu adalah sistem operasi keturunan Debian yang terkenal dengan kestabilan, kemudahan dan kenyamanan terutama bagi pemula di Linux.
Keluarga Ubuntu-ID : Kubuntu (distribusi menggunakan desktop KDE dibandingkan GNOME), Edubuntu, Xubuntu (distribusi berdasarkan Xfce desktop, bukan GNOME) dan Ubuntu sendiri.

2 komentar: